hermawan

Berpacu menjadi yang terbaik

Menyembuhkan anak sakit demam

diposting oleh blog-fisip13 pada 13 February 2016
di Umum - 0 komentar

Menyembuhkan penyakit demam pada anak Anda. Demam memang merupakan penyakit yang cukup sering menjangkiti anak-anak. Jika anak sudah terserang demam, orang tua akan benar-benar khawatir. Sesungguhnya kondisi ini merupakan kondisi di mana tubuh melakukan perlawanan ke infeksi yang terjadi – itulah dasar dari terjadinya demam.

Temukan faktor-faktor penyebab apa saja yang dapat menyebabkan seorang anak mengalami demam. Kenali mengapa itu dapat terjadi. Ketahui apa infeksi yang menyebabkan kondisi tersebut – mari baca selengkapnya sekarang.

bayi

Beberapa penyebab demam yakni:

Disentri, tifus, infeksi saluran pernafasan, Septikemia (infeksi darah), cacar air, Pneumonia (Infeksi – inflamasi paru-paru), Meningitis (radang selaput otak), malaria, sinusitis, infeksi saluran kemih, pertumbuhan gigi baru pada anak.

Faktor-faktor di atas merupakan beberapa penyebab demam. Beberapa di antaranya disebabkan infeksi virus dan bakteri – tetapi ada juga yang bukan karena keduanya. Contohnya yaitu pertumbuhan gigi anak. Pertumbuhan gigi ini merupakan hal yang alami namun juga dapat menyebabkan demam.

Sekarang Anda sudah mengerti beberapa faktor penyebab demam. Ini penting untuk diketahui, dengan info yang semakin lengkap yang Anda miliki, maka Anda akan semakin tenang. Selain itu, Anda akan tahu bagaimana cara mengatasi demam tersebut.

Tips mengetahui anak yang terserang demam

Banyak orang tua yang masih bingung bagaimana mengetahui jika anak mereka itu terserang demam. Apalagi bagi para orang tua baru – yang masih belum memiliki pengalaman sebelumnya, tentu hal ini akan menjadi semakin sulit. Untuk itu, sesungguhnya sudah ada alat untuk membantu, nama alat tersebut adalah termometer pengukur panas.

Termometer untuk pengukur panas sudah tersedia di banyak apotik atau toko obat. Ketika Anda membeli, jika bingung, Anda sebaiknya bertanya mengenai bagaimana cara menggunakan termometer tersebut. Tentu saja mereka akan membantu menjelaskannya – jika mereka juga tidak mengerti, maka Anda dapat bertanya kepada keluarga atau teman Anda yang sudah berpengalaman.

Seringkali termometer untuk mengukur panas itu dijepitkan di ketiak anak. Cara menggunakannya yakni cukup menempatkan termometer di bagian bawah dari ketiak anak Anda – setelahnya Anda kepitlah lengan anak Anda yang ingin Anda ukur panasnya.

Apabila angka yang muncul pada termometer tersebut melebihi batas normal, maka sudah bisa dipastikan jika anak Anda itu terkena demam. Itu jika menggunakan termometer manual, tetapi Anda juga dapat menggunakan termometer digital. Untuk penggunaan termometer digital sendiri, bukan dengan dijepitkan di ketiak namun di telinga.

Termometer pengukur panas digital

Dibandingkan menggunakan termometer manual, menggunakan termometer digital lebih mudah. Untuk membaca hasil yang keluar pun lebih mudah. 37.5o Celcius merupakan suhu ideal badan anak, jangan sampai suhu badan anak melebihi batas tersebut. Apabila sudah lebih, itu menandakan jika anak Anda terserang penyakit demam. Baca tentang penyakit anak lainnya di hamilsehats.

Pengobatan demam harus segera Anda lakukan. Selain menggunakan termometer, jangan lupa untuk melihat berbagai gejala yang terjadi juga.

Gejala demam anak kronis

Berikut beberapa gejala demam pada anak yang harus Anda waspadai. Jika sudah melihat beberapa gejala ini, maka perawatan yang tepat harus segera diberikan, jangan tunggu terlambat. Tentu Anda juga tak ingin melihat anak Anda tersiksa karena demam.

Gejala tersebut yakni anak bengek – kesulitan bernafas, anak mengalami kejang, nyeri saat buang air kecil, nyeri di bagian telinga, sakit kepala, muntah berulang kali, leher kaku, diare, ruam-ruam. Demam yang tak kunjung sembuh hingga 3 hari lamanya. Ini merupakan gejala yang berbahaya, segera bawa anak Anda ke dokter secepatnya.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :