hermawan

Berpacu menjadi yang terbaik

Contoh Investasi Bodong, Hati-hati dengan Tawaran yang Ada

diposting oleh blog-fisip13 pada 27 August 2015
di Umum - 0 komentar

Zaman semakin canggih namun sayangnya makin banyak contoh investasi bodong yang kita temukan. Logikanya ketika teknologi semakin canggih dan pemikiran orang-orang semakin modern maka masyarakat tidak mudah tertipu. Tetapi yang terjadi malah kebalikannya. Masih saja tidak sedikit orang yang tergiur dengan berbagai macam tawaran yang ada. Kurang hati-hati mungkin, atau mungkin terlalu memikirkan keuntungan besar-besaran semata namun ingin sedikit kerja.

Mari kita belajar satu per satu contoh investasi bodong. Dengan begitu, diharapkan masyarakat lebih sadar lagi. Namun, sebelum kita lihat apa saja contohnya, mari lihat beberapa ciri berikut yang bisa jadi mengidentifikasikan investasi tersebut tidak benar.

  1. 1.     Too good to be true

Apapun yang kelihatannya ‘sangat baik’ bisa jadi kebalikannya. Jadi, kalau suatu bisnis menawarkan keuntungan pasti besar kemungkinan itu tidak pasti. Dalam bisnis pasti selalu ada risiko, bukan?

  1. Bisnis yang tidak jelas

MLM pada hakikatnya adalah bisnis yang baik. Akan tetapi, ada yang membuat model bisnis ini jadi jelek. Mengedepankan pencarian anggota dan produk yang dijual ternyata tidak worth it. Selain itu, ada pula bisnis yang menawarkan model arisan berantai dimana sama sekali tidak ada produk yang dijual. Murni uang hanya diputar di antara anggota saja. Awal-awal memang kelihatan baik tetapi tunggu bom waktu saja! Tidak hanya sampai di situ, beberapa contoh investasi bodong terlihat dari beberapa tawaran investasi emas yang ternyata hanya bohongan saja.

Nah, untuk lebih jelas, mari lihat beberapa contoh investasi bodong berikut. Dengan begitu, Anda wajib lebih waspada lagi terhadap beragam tawaran yang hadir di depan Anda.

Contoh Investasi Bodong Terbagi Jadi 2 Kategori Berikut

  1. Skema Ponzi

Skema ponzi atau money game hanyalah sebuah “investasi” yang menarik uang masyarakat dan memutarnya dalam lingkaran itu saja. Tawaran yang diberikan biasanya dapat keuntungan 50% atau bahkan 100% dalam jangka waktu tertentu. Nah, keuntungan yang dibayarkan adalah dana dari investaor yang menyetor belakangan. Untuk mereka yang di awal-awal investasi bodong ini kemungkinan akan untung besar. Makanya tidak heran apabila ada testimoni-testimoni kesuksesan. Namun pada waktunya nanti ketika investor semakin sedikit maka keuntungan yang dijanjikan pun tidak dapat dibayarkan. Di sinilah si pembuat skema akhirnya melahirkan diri, tentu saja karena dia sudah untung besar!

Awal mula skema ini berasal dari Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi, seorang pria Italia yang disebut-sebut sebagai GodFather of Ponzi. Ya, istilah Ponzi memang berasal dari nama penipu paling fenomenal sepanjang masa tersebut.

  1. Skema Piramida

Skema ini merupakan perkembangan dari skema Ponzi. Dalam sistem investasi bodong ini, investor lama juga turut aktif mencari investor baru. Jadi, semakin banyak investor baru yang direkrut maka investor lama akan dapat keuntungan yang lebih banyak lagi.

Di zaman modern ini, baik skema ponzi dan piramida masih banyak ‘berkeliaran’ dengan beragam ‘baju’. Ada yang dalam bentuk penjualan produk yang sebenarnya tidak bernilai, investasi emas bahkan forex. Oleh karena itu, kita semua sebaiknya berhati-hati. Khususnya investasi Forex, jangan langsung tergiur dengan tawaran profit tetap. Pilihlah broker Forex yang memang tepercaya. Nah, Anda yang sedang bingung memilih broker forex, dapat coba melirik Fibo Group. Fibo Group adalah salah satu broker Forex yang sudah lama melintang di dunia trading forex, yakni sejak 1998. Tentu saja pengalaman yang sudah cukup lama jadi salah satu acuan penting bagi kita semua, bukan?

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :