hermawan

Berpacu menjadi yang terbaik

BELAJAR NYEKRIP DENGAN BAIK

diposting oleh blog-fisip13 pada 11 February 2015
di Umum - 0 komentar

Sebenarnya kita tidak boleh sembarangan dalam membuat aplikasi/software untuk suatu perusahaan atau siapapun. Akan sangat tidak profesional jika skrip html yang dihasilkan sangat berantakan dan sulit dibaca.

Hal ini tentu berakibat fatal saat ada developer lain dari perusahaan yang ingin mengembangkan aplikasi tersebut. Jika kodingannya saja berantakan dan dokumentasinya juga asal-asalan, tentu saja sulit untuk melakukan maintenance. Masih dijumpai banyak coder yang masih kurang peduli dengan common mistake seperti ini.

Apalagi bagi para mahasiswa informatika yang sedang dikejar deadline, seringkali sudah tidak memperhatikan kerapian source code. Yang penting lulus compile dan programnya jalan (kecuali bagi yang emang udah mendewa dan terbiasa, hahaha). Kalo ini jadi kebiasaan, khawatirnya kebawa juga di dunia kerja. OK, langsung saja berikut ini teknik belajar nyekrip atau ngoding dengan baik :

Indentasi

Kalo yang ini, hampir seluruh programmer pasti udah terbiasa lah ya. Dari awal diajarin, pasti udah ditekankan bahwa indentasi itu penting biar kode mudah dibaca

Komentar yang Jelas

Ya, ini juga sangat jelas manfaatnya. Dengan adanya komentar, kode menjadi mudah dipahami. Karena seringkali, programmer menggunakan sintaks dan algoritma yang rumit dan aneh-aneh, sehingga cuma dia sendiri yang paham. Untuk itu, perlu diberi penjelasan berupa komentar agar tidak membingungkan orang yang ingin mengembangkannya.

Membuat Dokumentasi Program

Dokumentasi Program adalah catatan mengenai program yang telah dirancang. Dapat meliputi catatan tentang tujuan program. Logika yang dipergunakan, bentuk input/output serta cara menggunakan programnya. Dokumentasi program dengan mereka yang bertanggung jawab terhadap penerapan, pemeliharaan dari yang mengorganisasikan program.

Tujuan Dokumentasi program  :

  • Petunjuk untuk mereka yang akan menggunakan program
  • Sebagai bahan training di dalam penerapan program
  • Di dalam pemeliharaan program , bila akan memodifikasi atau mengembangkan program lebih lanjut akan lebih mudah bila tersedia dokumentasinya
  • Mempermudah mencari dan membetulkan kesalahan-kesalahan program yang terjadi
  • Sebagai hard copy dari program yang dapat berfungsi untuk backup dari program. Bila program yang tersimpan di simpanan luar (misalnya disk), rusak atau terhapus atau hilang. Bila mempunyai dokumentasinya akan lebih mudah untuk dirancang atau dibuat tanpa harus memikirkan ulang kembali.

Sumber: http://www.nyekrip.com/belajar-nyekrip-dengan-baik/

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :