hermawan

Berpacu menjadi yang terbaik

MENGENAL MAKANAN DAN CARA MAKAN DARI BERBAGAI JENIS RAYAP

diposting oleh blog-fisip13 pada 24 January 2015
di Umum - 0 komentar

Rayap termasuk juga ke kelompok serangga daerah tropika serta subtropika. Tetapi, penyebaran rayap saat ini condong telah meluas serta merambah ke daerah lain. Di daerah tropika, serangga ini dapat diketemukan dari mulai lokasi pantai sampai daratan dengan ketinggian 3000 mtr. di atas permukaan laut. Dari tingkah laku makan rayap, sesungguhnya kita bisa menarik rangkuman bahwa serangga ini termasuk juga kelompok binatang perombak bahan mati yang pada intinya sangatlah berguna untuk keberlangsungan hidup dalam ekosistem manusia.

Rayap yaitu customer primer dalam rantai makanan serta peranannya sangatlah utama dalam keberlangsungan siklus beragam unsur utama seperti nitrogen serta karbon. Yang jadi permasalahan yaitu manusia juga termasuk juga customer primer yang memerlukan hasil-hasil tanaman bukanlah untuk dikonsumsi saja tetapi untuk dipakai juga sebagai bahan pembuatan rumah atau bangunan lain. Perihal ini pula yang menyebabkan manusia seakan-akan berkompetisi dengan rayap serta manusia selalu berupaya membasminya dengan racun rayap atau aksi spesial yang lain yang dibutuhkan.

Awalannya banyak kelompok ahli serta peneliti yang terasa heran perihal kekuatan rayap dalam mengonsumsi atau menyerap selulosa lantaran manusia saja tidak bisa mengolah selulosa atau sisi berkayu dari sayuran yang kerap dikonsumsi. Disamping itu, rayap bisa melumatkan serta menyerap sisi berkayu (selulosa) serta mengakibatkan beberapa besar ekskremen cuma bakal tersisa lignin-nya saja. Hal semacam ini lalu jadi lebih terang sesudah penemuan beragam protozoa flagellata yang ada pada usus sisi belakang rayap yang bertindak juga sebagai simbion untuk melumatkan, mengolah serta menyerap selulosa. Untuk type rayap yg tidak mempunyai protozoa, jadi masih tetap dapat menyerap selulosa dengan pertolongan jamur perombak kayu yang umumnya dipelihara dalam sarang koloninya.
Makanan pokok atau makanan paling utama dari seluruhnya type rayap pada intinya sama yaitu kayu atau bahan berselulosa. Tetapi, tingkah laku makan dari rayap nyatanya berbagai macam. Nyaris semua type kayu adalah makanan mungkin untuk rayap. Untuk meraih bangunan kayu yang terpasang, serangga ini dapat keluar dari sarang lalu melalui liang atau terowongan kembara yang dibuatnya. Untuk type rayap subteran yang umum bersarang dalam tanah tetapi dapat mencari makan sampai jauh diatas tanah, jadi situasi yang lembab sangatlah mutlak dibutuhkan. Hal semacam ini lalu jadi argumen mengapa rayap dapat menyerang almari dalam 1 malam saja.

Type rayap kayu kering tak memerlukan air (kelembapan), tak terkait dengan tanah serta tak bikin liang/terowongan panjang untuk menyerang object memiliki bahan kayu. Rayap bersarang dalam kayu, mengonsumsi kayu apabila butuh bakal menghabiskannya hingga bakal tersisa susunan luar kayunya saja. Susunan luar ini sangatlah tidak tebal hingga bila ditekan dengan jari jadi sama dengan menghimpit kotak kertas. Ada juga type rayap yang mengonsumsi kayu serta masih tetap bersarang pada batang atau dahan pohon. Rayap Neotermes tectonae bisa menyebabkan rusaknya berbentuk pembengkakan atau gembol yang lalu mengakibatkan kematian pada suatu pohon jati.

Rayap di kenal mempunyai ciri-ciri trofalaksis atau kerumunan rayap yang terintegrasi. Rayap muda yang barusan menetas dari telur awalannya tak mempunyai protozoa untuk mengolah serta menyerap selulosa. Hal ini dapat berlaku untuk tiap-tiap rayap yang barusan bertukar kulit. Rayap yang sudah bertukar kulit ini lalu bakal di beri " re-infeksi " protozoa oleh beberapa rayap pekerja lewat trofalaksis. Trofalaksis adalah tingkah laku berkerumunnya rayap di antara anggota-anggota koloni serta umumnya dengan sama-sama menjilati mulut serta anus. Dengan tingkah laku seperti ini, jadi protozoa juga bisa ditularkan pada rayap-rayap yang memerlukannya.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :